Focus merupakan film pertama Smith sebagai pemeran utama setelah gagal menyukseskan After Earth tahun 2013. Dalam Focus, Smith memainkan seorang penipu yang bekerja sama dengan pencuri amatir seksi, yang dimainkan Margot Robbie.
Kisah cinta berkembang antar keduanya. Namun di tengah kerja sama yang meranum itu, muncul target yang belakangan mengancam nyawa mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di posisi kedua, masih bertahan Kingsman: The Secret Service. Film adaptasi dari serial komik populer itu sukses meraup tambahan pundi-pundi sebesar US$ 11,8 juta atau Rp 153 miliar akhir pekan ini. Film yang dibintangi Samuel L. Jackson dan Colin Firth itu menghalangi Fifty Shades of Grey bercokol di posisi kedua.
Sebelumnya, pada pekan pembukaan 14 Februari, Fifty Shades of Grey telah meraup jumlah yang sama, dari penjualan tiket secara global.
Menutup lima besar box office, ada The Lazarus Effect yang dibintangi Mark Duplass dan Olivia Wilde. Film tentang peneliti yang mencoba menghidupkan kembali orang mati itu memeroleh US$ 10,6 juta atau Rp 137 miliar.
Melihat penghasilan akhir pekan yang diperoleh film-film box office, analis media senior dari Rentrak Paul Dergarabedian berpendapat ini merupakan pekan yang sangat lambat. Bahkan, film-film Oscar seperti Still Alice dan Birdman tidak mendapat perkembangan yang signifikan.
"Cuaca buruk memengaruhi. Jika Anda melihat oasar tanpa pengaruh cuaca, kami melakukan sangat baik," kata Wakil Presiden Eksekutif Departemen Distribusi Warner Bros Jeff Goldstein, yang merilis film Focus.
(rsa/rsa)