Belakangan, semakin banyak film Hollywood yang menggunakan Jazirah Arab sebagai latarnya. Sebut saja Star Wars: The Force Awakens dan Fast & Furious 7. Indiana Jones edisi berikutnya, juga disebut-sebut akan kembali ke Tanah Arab.
Selain Arab, ada negara berpenduduk mayoritas Islam lain yang turut mewarnai film-film Hollywood, yakni Maroko. Tahun 2014 lalu, Maroko nyaris menyamai Arab sebagai destinasi populer untuk syuting film internasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jumlah itu enam kali lipat lebih banyak dibanding tahun 2013, bahkan melebihi penghasilan total selama lima tahun terakhir. Tahun 2014 adalah pemecahan rekor bagi Maroko.
Peningkatan penghasilan dari syuting film asing terjadi karena ada beberapa karya besar yang mengambil gambar di Maroko. Salah satunya, Mission: Impossible 5 yang melakukan pengambilan gambar sampai dua minggu di Maroko.
Produksi lain yang juga berjasa adalah 12 episode A.D. The Bible Continues dan Son of God. Beberapa adegan American Sniper, A Hologram for the King, Exodus: Gods and Kings, dan Queen of the Desert juga berlokasi di sana.
Bahkan film terbaru James Bond, Spectre juga mengambil gambar di Maroko pada Desember lalu. Dilaporkan, Bond cs akan kembali syuting di Maroko pada musim panas tahun ini.
"Untuk daerah Timur Tengah, praktis kami adalah satu-satunya yang bisa menjamin perdamaian dan stabilitas," ujar kepala Pusat Sinematografi Maroko Sarim Fassi-Fihri, saat berbicara dalam Tangiers Film Festival, Sabtu (28/2). (rsa/vga)