Formula berulang yang diterapkan di berbagai film manusia super ini rupanya sukses menjaring penonton pria. Namun, bagaimana dengan penonton wanita?
Diberitakan Variety, dengan keuntungan lebih dari US$1,5 juta yang berhasil diraih The Avengers pada 2012, rumah produksi Disney berencana untuk memperluas demografi penontonnya untuk The Avengers 2: Age of Ultron.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, Disney akan meluncurkan sebuah program lisensi film terbesar yang akan menampilkan Iron Man, Captain America, Thor, Hulk, Black Widow dan Hawkeye, dalam produk sering dibeli oleh wanita: makanan dan produk kemasan.
Produk makanan terkenal yanhg diprediksi diincar oleh Disney meliputi perusahaan makanan seperti Fruit Sage, Conagra, Crunch Pak dan Chobani.
Jika perkiraan ini benar, maka masing-masing karakter superhero dalam Age of Ultron akan hadir di dalam kemasan yoghurt, granola bar, dan buah irisan.
Strategi ini sejalan dengan riset yang dilakukan lembaga DistribuTech, bahwa sekitar 67 persen pembeli makanan kemasan adalah wanita, target konsumen yang biasanya bukan pencinta komik.
Sebelumnya, Marvel memfokuskan promo pemasaran pada merchandise produk mainan, seperti Hasbro, Hot Wheels, Lego dan Funko, serta perusahaan pakaian seperti Under Armour.
Menurut data dari Cinemablend, 40 persen penonton film The Avengers adalah wanita. Persentase ini merupakan yang tertinggi kedua di bawah persentase penonton wanita Guardians of Galaxy yang mencapai 44 persen.
Dalam pasar film Marvel yang biasanya didominasi penonton pria, angka ini terbilang cukup besar.
Pencapaian ini juga tidak terlepas dari semakin banyaknya karakter wanita dalam dunia Marvel, seperti Gamora dan Nebula yang diperankan oleh Zoe Saldana dan Karen Gillian dalam Guardians of Galaxy.
Selain itu, ada Scarlett Johannson yang memerankan Black Widow dalam Captain America: The Winter Soldier.
Film The Avengers: Age of Ultron akan dirilis pada 1 Mei 2015. Jika strategi Disney tersebut sukses, Age of Ultron bukan hanya menjadi film Marvel yang paling sukses sepanjang massa, namun juga akan menjaring banyak penonton wanita. (ama)