Itu diakui Bimbim saat ditemui di markas Slank, Gang Potlot, Jakarta, Selasa (17/3). "Abdee itu hero-nya gue, Kaka. Yang datang dan menarik gue dari lingkungan narkoba," ujarnya mengakui. Saat mengenang Abdee, Bimbim tak dapat menyembunyikan kesedihannya. Suaranya memelan.
"Tuh kan, gue jadi sedih," katanya mengungkapkan. Dalam memori Bimbim, hampir seluruh momen bersama Abdee mengharukan. Ia masih ingat betul bagaimana dahulu Abdee pertama kali bergabung dengan Slank, 1996.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita bilang, 'Oh dia enggak pakai nih, dia bandarnya'. Hahaha," ucapnya bercerita, sembari disambung tawa. Namun kelamaan, justru Bimbim cs yang masuk dalam pengaruh Abdee dan Ridho.
Bukan hanya berjasa mengentaskan Bimbim cs dari narkoba, Abde juga merupakan jagoan bermusik bagi para personel Slank. Bagi Bimbim, Abdee tidak hanya pandai menggitar, tetapi juga menampilkan musik. Aksi panggungnya jempolan.
"Rock and roll is not just play, but acts," ujar Bimbim. Selain itu, ada lagi kelebihan Abdee di mata dan telinga Bimbim. "Suara Abdee seksi," ucapnya iseng, sembari cengengesan.
(rsa/utw)