Ia bahkan tidak berniat mencari pengganti Pasha di posisi vokal. Ia mengaku tidak pernah memikirkan vokalis lain selain bapak lima anak itu. Meski Ungu harus vakum lama, Enda belum memikirkan apa yang bisa dikerjakan tanpanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasha sendiri memastikan album yang baru dirilis hari ini bukanlah yang terakhir. Ia mengatakan, masih akan ada album selanjutnya, meski secara teknis belum terpikirkan bagaimana produksinya. "Tidak bisa kita bicarakan sekarang, terlalu dini," ucap Pasha.
Saya pikir Ungu menuliskan sejarah baru dalam musik Indonesia, jadi satu-satunya band yang mengantarkan vokalisnya jadi wali kota.Pasha 'Ungu' |
Pasha menanggapi ketidakinginan sahabat-sahabatnya melepas dirinya itu dengan positif. "Percayalah, apa pun yang terjadi ke depan saya tetap bagian dari Ungu. Ungu tidak akan pernah bubar," ujarnya menegaskan. Pasha melanjutkan, Ungu bahkan bisa menjadi satu band legendaris.
"Saya pikir Ungu menuliskan sejarah baru dalam musik Indonesia, jadi satu-satunya band yang mengantarkan vokalisnya jadi wali kota," tutur Pasha bangga. Bukan berarti ia terlalu optimistis. Pasha mengatakan, dirinya hanya mencoba, tidak mempersoalkan kalah atau menang.
(rsa/utw)