Pasha bahkan sudah resmi menyampaikannya bersamaan dengan rilis album terbarunya di kawasan Kemang, Jakarta, Rabu (18/3). Bapak lima anak itu mengaku sudah meminta izin kepada para personel Ungu. Bahkan, mereka pihak pertama yang dicurhati Pasha, sebelum keluarga.
"Saya pertama izin dengan teman-teman Ungu. Habis itu baru saya izin ke keluarga, istri, ortu, dan lain-lain. Habis itu ke label. Setelah saya pegang 'paspor' itu, baru saya jalan," ucap Pasha menjelaskan. "Ungu adalah paspor utama saya untuk masuk ke ranah itu."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, perasaan kehilangan lama-kelamaan muncul juga. "Yang pasti saya berharap dia enggak (jadi)," ucap Onci terus terang. Begitu pula dengan Enda, yang juga gitaris Ungu. Ia mengaku tidak ingin menghalangi langkah Pasha, namun dalam hatinya ingin Pasha tak jadi hengkang.
Meski sudah izin untuk tidak lagi terlibat dalam proses kreatif Ungu demi memuluskan jalan menuju jabatan wali kota, Pasha meyakinkan dirinya tetap bagian dari Ungu. Band yang terbentuk sejak 1996 itu tidak akan bubar kecuali personelnya memutuskan demikian.
"Percayalah, apa pun yang terjadi ke depan saya tetap bagian dari Ungu. Ungu tidak akan pernah bubar," ucap Pasha tegas. Ia juga berharap masih akan ada karya-karya Ungu yang bisa diperdengarkan para para penggemar selanjutnya.
(rsa/vga)