Konser itu bak selebrasi kematangan dan klimaks KD berkarya sebagai musisi. “Sudah cukup lama saya ingin menyampaikan pada suami saya. Usia 40 saya ingin tandai dengan satu dedikasi, penyampaian,” ujarnya dalam konferensi pers yang digelar di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Jumat (20/3) sore tadi.
Bukan hanya butuh waktu lama bagi KD untuk mewujudkan konser impian itu. Ia juga memerlukan usaha untuk meminta izin pada sang suami. KD mengakui, Traya bukan hanya membuatnya lelah secara fisik, tetapi juga mental.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Raul sendiri mengakui, upaya KD meminta izin darinya untuk menyelenggarakan konser memang gigih. “Ibarat pacaran, merayunya tiga tahun sampai terlaksana konser ini. Hampir setiap hari dirayu, tapi kita kan, juga lihat momennya,” ujar Raul. Beruntung, Raul akhirnya mengizinkan sang istri. Lebih dari itu, ia bahkan mendukung penuh KD berkonser.
Menurut pengusaha asal Timor Leste itu, keputusannya mengizinkan didasari dedikasi tinggi KD di dunia hiburan. “Tiap ke mana-mana, ke Surabaya misalnya, selalu tanya kapan konser lagi. ‘Pa Raul, izinkan dong.’ Di mana saja begitu, di acara apa saja. ‘Dilepas dong,'” kata Raul menirukan rayuan sang istri.
Ia akhirnya memahami bahwa KD meraih semua popularitasnya sekarang bukan tiba-tiba. Sang istri telah melalui jalan terjal, sampai akhirnya punya banyak penggemar. Raul merasa egois jika tiba-tiba dirinya memotong semua upaya yang dibangun puluhan tahun itu.
Raul mengakui, selama ini dirinya tidak melarang KD berkiprah kembali di dunia hiburan. Hanya saja, ia meminta sang istri lebih membatasi diri. Apalagi mereka kini sudah berkeluarga, dengan dua anak masih kecil.
“Kami punya kesepakatan boleh, tapi hanya sebulan lima kali. Itu maksimal. Kalau dulu, setiap hari menerima job. Sudah komitmen sebelum menikah, cukup lima kali sebulan,” Raul mengucapkan. Ia turut berdoa, konser Traya yang menjadi impian istrinya itu bisa lancar dan memenuhi ekspektasi semua pihak.
(rsa/vga)