Berawal di panggung X Factor, pada 2010, saat Niall Horan, Zayn Malik, Liam Payne, Harry Styles dan Louis Tomlinson mengikuti audisi secara terpisah, sebagai penampil solo. Namun insting Simon mengatakan, kelimanya bakal hebat bila disatukan.
“Ada perasaan aneh di menit awal melihat mereka berlima di atas panggung untuk pertama kali. Saya punya feeling bagus,” kata Simon dalam wawacara dengan laman Rollingstone, suatu kali. “Ternyata bekerja sama dengan mereka memang menyenangkan.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentu saja, kesuksesan bukan semata berkat kejelian Simon sebagai juru manufaktur, atau kehebatan tim manajemen, melainkan talenta Niall Horan, Zayn Malik, Liam Payne, Harry Styles dan Louis Tomlinson sendiri.
Tak hanya memuji. Dalam wawancara dengan Music Times, Simon juga tanpa beban memprediksi keberlangsungan One Direction. Menurutnya, penyebab perpecahan One Direction kelak bukan lantaran masing-masing personelnya memilih bersolo karier.
Pada 2014, One Direction baru saja berulang tahun ke-tiga, dan menurut Simon, kelompok ini tak akan bisa mengulang tiga tahun keduanya. “Tidak ada band yang bertahan selamanya. Saya kira mereka bertahan dua album lagi. Saat ini, mereka berada di masa pertengahan.” (vga/utw)