Sangat disayangkan, prosesi pemakaman ini menyisakan makam-makam yang rusak. Ratusan warga yang berebut datang untuk melihat langsung proses pemakaman Olga, menginjak makam-makam di sekitar tempat persemayaman terakhir presenter itu. Staf Pelayanan TPU Malaka Mahorib mengakui kalau hal ini tak dapat dihindari. Ini adalah risiko harus dihadapi.
"Olga kan public figure yang dikenal masyarakat. Pemakaman yang mengantar sebanyak ini ya baru Olga," ujar Mahorib kepada CNN Indonesia di Kantor Sekretariat TPU Malaka, Jakarta Timur, Sabtu (28/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu sudah menjadi risiko. Ya mau tidak mau orang-orang di lapangan (tim kebersihan makam) yang akan membereskan," kata dia.
"Kita sebagai pelayanan masyarakat kan sektor kebersihan makam sudah menjadi tanggung jawab 60 orang (tim perawatan dan kebersihan makam) itu," ujar dia. (chs/chs)