Dalam kecelakaan tersebut, Walker dan sang teman, Roger Rodas, berkendara dalam mobil Porsche Carrera GT.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, janda Rodas, Kristine Rodas, mengatakan kalau mendiang suaminya adalah pengemudi yang berpengalaman.
Tapi pihak Porsche membantah tuduhan tersebut. Dikutip dari NBC pada Rabu (1/4), tim pengacara pihak Porsche mengatakan kalau oknum yang seharusnya bertanggung jawab atas kecelakaan itu adalah Rodas, yang berada di balik kemudi.
"Kematian Rodas dan semua akibat dari kecelakaan adalah hasil dari kesalahan yang dilakukan olehnya," kata tim pengacara Porsche di pengadilan California pada Senin (30/3).
Wajar saja pihak Porsche merasa gerah dengan tuduhan tersebut. Karena sebagai produsen mobil mewah, mereka dituduh menjual produk yang tidak memiliki standar keamanan.
Gugatan Kristine mengatakan kalau sistem suspensi dan roda mobil Rodas tidak sinkron, sehingga kecelakaan tersebut terjadi.
Kristin juga berpendapat, kalau Porsche memang dibuat sebagai mobil sport, seharusnya standar keamanan menjadi yang utama dan kecelakaan Rodas dan Walker dapat dihindari.
(ard/vga)