Secara global, pendapatannya lebih tinggi lagi. Film tentang balap mobil mewah itu berhasil meraup US$ 392 juta atau Rp 5 triliun. Ia langsung menempati peringkat ke-sembilan dalam sejarah pendapatan debut film.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan hanya publik Amerika yang menanti aksi kebut-kebutan dan pertarungan sengit kelompok pembalap liar dengan mantan anggota pasukan khusus itu. Secara internasional, Furious 7 ditayangkan pada sekitar 10.500 layar di 63 teritori. Euforia itu juga ada di Indonesia.
Antrean penonton Furious 7 di bioskop 21 Gandari City, Jakarta, Senin (6/4). (CNN Indonesia/Rizky Sekar Afrisia) |
"Furious 7 dipasang di tujuh layar," ujar petugas karcis yang ditemui di lokasi. Ia menambahkan, "Sejak hari pertama pemutaran selalu penuh. Tiket terjual habis." Furious 7 mulai tayang di Indonesia lebih awal dari seharusnya. Rilis di Amerika 3 April, Indonesia bisa menontonnya sejak 1 April.
Seluruh teater Gandaria City memutar Furious 7, menyisakan satu untuk Insurgent. (CNN Indonesia/Rizky Sekar Afrisia) |
Senin, pembeli tiket Furious 7 di Gandaria City mengular sampai pintu masuk bioskop. Padahal itu hari kerja. "Penasaran dengan kelanjutan cerita dan akting Paul Walker," ujar salah satu penonton berkomentar.
Sayang, dihubungi CNN Indonesia pada Selasa (7/4) masing-masing manajemen bioskop tidak bisa memberikan data pasti jumlah penonton di Indonesia. Furious 7 tayang di jaringan bioskop 21, Blitzmegaplex, dan Cinemaxx.
(rsa/rsa)
Antrean penonton Furious 7 di bioskop 21 Gandari City, Jakarta, Senin (6/4). (CNN Indonesia/Rizky Sekar Afrisia)
Seluruh teater Gandaria City memutar Furious 7, menyisakan satu untuk Insurgent. (CNN Indonesia/Rizky Sekar Afrisia)