Hal ini diakuinya dalam wawancara dengan Vanity Fair edisi Mei yang sudah beredar hari ini (9/4), versi cetak maupun digital. Tampak di sampul depan, Sofia tampil seksi dengan gaun merah.
“Payudara saya memang besar,” kata bintang keturunan Kolombia ini saat diwawancarai Lili Anolik untuk Vanity Fair, sembari tangannya bergerak membentuk dua lingkaran besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untung saja, Sofia menemukan toko Frederick’s of Hollywood di Los Angeles, AS, yang menjual bra untuk pekerja seks dan penari erotis (stripper) yang rata-rata bertubuh ramping dan berpayudara besar.
Tubuh Sofia terbilang luar biasa untuk ukuran perempuan berusia 42 tahun yang sudah memiliki anak laki-laki, Manolo, berusia 23 tahun, dari mantan suaminya, Joe Gonzalez.
Kini, Sofia telah bertunangan dengan aktor Joe Manganiello. Diakui model iklan AT&T, CoverGirl, Diet Pepsi dan Head & Shoulders ini, Joe ingin punya banyak anak dengannya.
“Jika hal ini membuatnya superbahagia, baiklah…,” kata Sofia tentang sang tunangan yang berusia empat tahun lebih muda, 38 tahun. “Tapi tidakkah aneh bagi Manolo jika saya punya bayi lagi?”
Sofia tak mempersoalkan bentuk tubuhnya berubah jika harus memiliki anak lagi. Sekalipun tak mempersoalkan dirinya disebut bom seks, bagi Sofia, tubuh seksi bukanlah segalanya.
Selain berakting, Sofia juga mendirikan pendiri Latin World Entertainment (LatinWE), yang memanajeri kaum muda Hispanik yang berbakat di ranah hiburan.
Sofia sendiri adalah pekerja keras. Agar bisa menembus Hollywood, ia menyewa pelatih wicara untuk memoles aksennya. Namun akhirnya, ia membiarkan aksen Latin apa adanya.
“Saya tak pernah ingin jadi aktris. Tawaran berakting saya anggap sebagai hadiah,” katanya. “Menurut Manolo, saya harus menerima tawaran yang menantang: sebagai perempuan gila, abusif atau bipolar yang menakutkan.”
(vga/vga)