Greenpeace baru-baru ini memang menyindir rencana pengeboran minyak Shell di Antartika dengan membuat video di Youtube berjudul Everything is Not Awesome, kebalikan dari lagu di film The Lego Movie (2014) yang berjudul Everything is Awesome.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah video tersebut tersiar, pimpinan Lego, Jorgen Vig Knudstorp, lalu membuat pernyataan resmi mengenai pemutusan kerjasama mereka dengan Shell.
“Kampanye Greenpeace menggunakan mainan Lego untuk memprotes kebijakan Shell. Kami tidak ingin terjebak dalam perselisihan tersebut,” kata Knudstorp dalam pernyataannya yang dikutip di situs resmi Lego.
Pimpinan Greenpeace Inggris, John Sauven, seperti yang dikutip dari Guardian pada Rabu (15/4) mengklaim kalau kampanye video Lego mereka mendapat banyak dukungan dari masyarakat dunia.
Setelah Lego, Greenpeace juga menghibau agar Museum Sains London juga mengakhiri kerja sama mereka dengan Shell, karena diketahui Shell mensponsori pameran perubahan iklim di sana.
Mainan Lego yang dijual di stasiun pengisian bahan bakar gas Shell Indonesia berharga sekitar Rp 60.000 Rp 70.000. Mainan tersebut baru bisa dibeli setelah konsumen mengisi bahan bakar kendaraannya sebanyak 30 liter.
[Gambas:Youtube]
(ard/ard)