Demi semakin mengabadikan inspirasi Kartini, sutradara kondang Indonesia, Hanung Bramantyo akan menggarap film biopiknya. Hanung digandeng sebuah rumah produksi yang berada di balik film Kapan Kawin?, Legacy Pictures.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Poster yang diunggah menggambarkan seorang perempuan berpose dari samping. Pandangan matanya sayu, dandanannya elegan. Ia mengenakan kebaya Kartini dengan rambut yang disanggul. Kelopak mawar bertaburan. Di bawahnya tertulis: Kartini, April 2016.
Selain mengunggah foto poster, Robert juga mencuitkan ulang pengumuman dari Legacy Pictures bahwa rumah produksi itu akan menggarap film ke-duanya, Kartini bersama Robert dan Hanung. Berdasarkan undangan yang diterima CNN Indonesia, Legacy Pictures memang bekerja sama dengan Dapur Film milik Hanung.
[Gambas:Twitter]
Sebelumnya, Hanung sudah pernah menggarap film biopik. Bukan main-main, garapannya tentang mantan orang nomor satu di Indonesia, Soekarno. Filmnya berjudul Soekarno: Indonesia Merdeka. Meski sempat berkonflik, film itu banyak ditonton. Ario Bayu menjadi Soekarno.
Tidak banyak selebriti muda Indonesia yang menjadi pemain watak. Reza Rahadian telah membuktikan dirinya berhasil saat memainkan Habibie dalam Habibie & Ainun. Perannya sebagai HOS Tjokroaminoto masih tayang kini.
Sementara itu, Dian melejit setelah memainkan Ada Apa dengan Cinta? bersama Nicholas Saputra. Lama ia tak muncul di layar lebar. Sampai akhir 2014 lalu, Dian bersama Lukman Sardi bermain dalam 7/24. Ibu dua anak itu mengatakan ia akan kembali ke layar lebar.
Kini, saatnya Dian membuktikan aktingnya memainkan seseorang yang benar-benar pernah ada, bukan fiksi. Permainan wataknya ditantang, apakah ia bisa 'kerasukan' Kartini?
(rsa/utw)