Begitu pun saat tampil perdana di sebuah stasiun televisi Australia, di acara pagi bernama Sunrise, Sia tetap tampil aneh. Mengenakan pakaian seperti kimono, namun kepalanya dihiasi aksesori rumbai-rumbai yang menutupi mukanya.
Komposisi warna kimononya saling bertabrakan, namun tetap eye-catching. Makin menarik saat menyanyikan lagu hits-nya Chandelier, diiringi alunan piano dan biola.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketertutupan Sia membuat penasaran dari sang pembawa acara, Samantha Armytage. Ia menanyai nomine Grammy tersebut mengapa menjauhi sorotan media.
Setelah tampil dengan pakaian nyentrik untuk Chandelier, Sia juga menampilkan lagu kedua yang menjadi single ke-tiganya, Big Girls Cry, dari album 1000 Forms a Fear.
Membawakan lagu tersebut, Sia mengenakan pakaian serba hitam dengan topi hitam plus rambut pirang tambahan yang tentu saja menutupi muka Sia. Pakaian tersebut dibuat oleh Josh Goot dan Carla Zampatti.
(end/vga)