Komentar tersebut merespon Persetujuan Penghentian Tur (Cessation Of Touring Agreement) yang telah diteken oleh Motley Crue. Kontrak yang mengikat secara hukum tersebut menyatakan bahwa tur reuni mereka tidak akan berlanjut hingga 2016.
"Ketika kami memutuskan hal tersebut, banyak pihak yang bingung. 'Banyak uang yang bisa dihasilkan dari sini!' kata mereka. Saya berpikir bahwa maksud mereka adalah akan lebih banyak komisi untuk mereka. Kapan waktu yang tepat bagi band untuk membubarkan diri?" kata Sixx dalam wawancara dengan Rolling Stone (24/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sixx juga mengapresiasi para penggemar yang menghargai keputusan Motley Crue. Pria bernama asli Frank Carlton Serafino Feranna ini juga berharap band-band lain yang melakukan reuni dan tur terakhir juga menandatangani kontrak serupa.
Kuartet asal Los Angeles ini juga mendiskusikan kemungkinan mereka dikukuhkan di Rock and Roll Hall of Fame, yang baru saja melantik Ringo Starr, Joan Jett dan Lou Reed, dua pekan lalu.
"Sejujurnya saya pikir hal itu tak akan terjadi. Kami ada di sana ketika bangunan tersebut sedang dibangun, kami bahkan harus memakai helm untuk berjalan-jalan di situ. Mereka berkata, 'Kalian akan dikukuhkan di sini suatu hari nanti!.' Saya kira kemungkinannya 80% tidak, dan 20% iya," ujar gitaris Mick Mars sambil tertawa.
(vga/vga)