Meski terkesan eksklusif karena tidak mengundang media, pernikahan itu bukan tiba-tiba. Andien sudah merencanakannya sejak lama, setidaknya lima bulan belakangan. Itu disampaikan Didiet Maulana, orang yang dipercaya Andien merancang kebaya akadnya.
"Beberapa bulan lalu, sekitar lima bulan, Andien datang dan meminta saya membuatkan kebaya untuk pernikahannya," kata Didiet saat dihubungi CNN Indonesia, Selasa (28/4) pagi. Permintaan Andien hanya satu: yang unik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Didiet harus membuat Andien "pangling".
Ia pun riset selama tiga bulan. Didiet sampai rela terbang ke Solo untuk membuatkan Andien konde khas Kartini yang terbaik. Belangkon untuk Irfan pun didatangkan langsung dari sana. Didiet juga mengeluarkan koleksi perhiasan dan kain yang usianya tahunan.
Fitting pertama kebaya warna putih gadingnya, Andien langsung suka. Dan selera Didiet pun mampu "menghidupkan" Andien di tengah suasana pernikahan yang cantik di tengah hutan pinus. "Apalagi ada iringan suara gamelan. Sangat tradisional, meskipun outdoor," kata Didiet.
Didiet juga menerapkan suasana berbeda untuk merias Andien. Ia menyiapkan melati dan busananya sejak pukul 05.30 WIB, dan baru selesai pukul 09.15 WIB. Akad nikah sendiri berlangsung pada 10.00 WIB Senin kemarin.
(rsa/vga)