Pasalnya, dikisahkan Captain America "tidur" dan dibekukan sejak Perang Dunia II era 1940-an saat berperang melawan Nazi di Eropa. Pada saat itu, dia dikisahkan adalah pria remaja menjelang dewasa.
Sesuai tata kehidupan sosial masa itu hampir tak mungkin dia menjalin hubungan mesra dengan wanita seperti saat ini. Lalu ketika "dibangkitkan" pada era 2000-an, Captain America masih memegang tata sopan santun layaknya masa dahulu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Lucu juga berpikir tentang hal itu—tapi ya, tampaknya dia memang masih perjaka,” kata Evans kepada Entertainment Weekly.
“Tapi Captain America adalah pria yang terlalu baik. Dia mungkin lebih setia pada Peggy Carter dan dia tergolong bergaya kuno dalam hal hubungan pria dan wanita,” kata Evans yang akan segera memulai produksi Captain America III.
“Ada banyak hal yang saya pikirkan dan itu adalah konflik yang sangat besar. Konflik personal. Captain America sangat manusiawi, hal itulah yang membuat saya menyukainya.” (utw/vga)