Dalam rangka Frankfurt Book Fair, Indonesia juga akan membawa kuliner aslinya ke Jerman. Sejak 14 hingga 18 Oktober 2015, makanan-makanan tradisional Indonesia bakal bertebaran di lokasi bersejarah, kota tua Frankfurt.
Publik Jerman bisa menikmati satai atau lontong sayur di Haus Am Dom, Old Nikolai Church, Schauspeil Frankfurt, juga Historic Villa Metzler. Kegiatan itu disebut Kaki Lima Literature. Yang bakal dikenakan memang gerobak kaki lima seperti di pinggiran jalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan begitu, Indonesia menampilkan warna yang berbeda untuk Frankfurt Book Fair. Claudia Kaiser, Presiden Pengembangan Bisnis untuk Frankfurt Book Fair pun tak sabar menantinya. Menurutnya, Frankfurt kota yang tepat untuk pengenalan kuliner dan budaya.
Claudia melanjutkan, "Frankfurt is very cultural, literary, and arty." Proyek Kaki Lima Literature sangat cocok di Frankfurt.
"Kami sangat menantikan Kaki Lima Literature di Frankfurt. Sebagai pemerintah Frankfurt, kami akan mendukung dan membantu merealisasikan program ini, terutama soal perizinan dan birokrasi yang dibutuhkan," kata Aino Kelle, Manajer Proyek dan Hubungan Masyarakat Pemerintah Kota Frankfurt. (rsa/vga)