Dalam jumpa pers, Raffi berkata bahwa dirinya tidak pernah membayangkan akan merilis album musik. Proses penggarapan album ini awalnya hanya untuk dokumentasi pribadinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Raffi juga menyebut album ini sebagai salah satu pencapaian hidupnya.
Yan Djuana mewakili MyMusic Records, label rekaman Raffi, pun turut berbagi kisah soal proses rekaman.
"Sesi rekaman Raffi cukup cepat, walau ia harus syuting acara televisi hingga jam satu malam. Yang lain mungkin baru selesai lima sampai enam jam, tapi Raffi bisa menyelesaikan dalam waktu satu jam," kata Yan.
Tak hanya soal jadwal, ada juga faktor lain yang menggangu proses rekaman Raffi.
"Saya selalu memiliki kendala di suara. Terjaga semalaman membuat suara saya cepat habis. Rekaman selalu diulang-ulang," ujar Raffi.
Pria yang pernah tergabung di grup Bukan Bintang Biasa ini menutup jumpa pers dengan menyampaikan apa bila penjualan Kamulah Takdirku memenuhi target, maka dirinya dan MyMusic Records akan menghadirkan sesuatu yang berbeda di album berikutnya.
[Gambas:Youtube]
(ard/ard)