Jelas saja, Swift hampir selalu menjadikan kisah cintanya sendiri sebagai inspirasi menciptakan lagu. Back to December, misalnya, tentang Lautner. We Are Never Ever Getting Back Together tentang Gyllenhaal dan Styles. Begin Again kabarnya bercerita soal Kennedy.
Dari sekian banyak kisah cinta itu, rupanya Swift belum pernah benar-benar jatuh hati. Itu diakui sang pelantun Shake It Off dalam sebuah wawancara untuk majalah Elle. Sahabat Swift, Lena Dunham yang biasa mengajarinya soal apa yang harus diharapkan dari sebuah hubungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, jatuh cinta itu magis. Ia bisa membuat seseorang berada dalam suatu momen mempercayai bahwa orang lain yang dicintainya adalah sempurna. Jika ya, ia memang beruntung, kata Swift. Tapi jika tidak dan ia masih mau menerimanya apa adanya, Swift tak percaya.
Ia menambahkan, "Menurut saya, hubungan seperti itu kedengarannya sangat indah, tapi juga sangat sulit. Bahkan bisa sangat membosankan sesekali," ucapnya mengungkapkan.
Tidak jelas apa latar belakang yang menyebabkan Swift berpikir seperti itu. Mengutip E! Online, bisa jadi itu karena ia banyak berpacaran lalu putus hubungan. "Shake It Off dan Clean adalah dua hal terakhir yang kami tulis untuk direkam. Itu menunjukkan di mana psikologis saya berakhir," ujarnya.
Kedua lagu itu ada dalam album terbaru Swift, 1989. "Hal pertama yang saya pikirkan adalah, akhirnya saya bersih. Saya telah berada dalam keributan media dengan orang-orang yang salah mengerti tentang saya," kata Swift. Saat ia putus, orang selalu menganggapnya: itulah Swift. Menurutnya itu persepsi yang salah.
Untungnya, Swift sudah terbiasa dengan sorotan sejak remaja. "Saya merasa tidak perlu membakar rumah yang saya buat dengan tangan saya sendiri," tuturnya beranalogi. Ia memilih menambahnya bahkan mendekorasinya dengan indah. Sebab, Swift merasa susah membangunnya.
"Saya tidak akan duduk dan berkata, 'Oh, saya berharap tidak lahir dengan rambut ikal dan menggunakan topi, boots, serta gaun musim panas untuk menghadiri pertunjukan saat usia saya 17 tahun'. Saya membuat pilihan ini. Ini adalah bagian kehidupan saya," ucap Swift.
(rsa/rsa)