Bonfilhs mengklaim Williams dan Field melakukan gangguan seksual, diskriminasi, pelanggaran kontrak kerja, juga penipuan, berdasarkan gugatan yang ia layangkan ke pengadilan. Itu semua terjadi saat Bonfilhs masih bekerja pada Williams, Oktober 2014 sampai Januari 2015.
Menurut pengakuan Bonfilhs, ia diberhentikan dengan tidak hormat. Selama bekerja, ia pun mengaku diperlakukan tidak layak. Ia menerima perlakuan yang tidak diinginkan, meminta melakukan pekerjaan yang tidak pantas, bahkan mendapat godaan seksual baik dari Williams maupun Field. Mereka juga mengganggu seksualitas naturalnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan hanya membagi persoalan pribadinya. Field juga bertanya-tanya tentang sang asisten. Ia ingin tahu seperti apa hubungan seksualnya dengan perempuan, berapa kali berhubungan intim, seperti apa orientasi seksualnya, dan memberondong Bonfilhs dengan pertanyaan-pertanyaan tak pantas lainnya soal pribadi yang tak nyaman.
Namun, itu baru dari satu sisi. Baik Williams maupun Field menyangkal semua gugatan Bonfilhs. "Klaim itu dibuat oleh seorang pegawai yang tidak puas. Lagipula semua yang ia katakan tidak didukung bukti yang kuat," ujar seorang perwakilan Williams dan Field kepada E! Online.
Perwakilan penyanyi asal Inggris itu tidak menjelaskan lebih lanjut. Ia hanya mengatakan dengan tegas, "Tidak ada pengantar lebih lanjut sampai masalah ini mendapat penanganan dari pengacara." (rsa/vga)