Sebelumnya pada dua minggu lalu, King dikabarkan telah dilarikan ke rumah sakit setelah kondisi kesehatannya menurun.
Sang anak, Patty King, mengatakan kalau ayahnya meninggal di Las Vegas. Saat dilarikan ke rumah sakit karena dehidrasi, Patty mengatakan kalau ayahnya menderita penyakit diabetes tipe II.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kehidupan King telah didokumentasikan dalam film dokumenter berjudul B.B. King: The Life of Riley. The B.B. King Museum and Delta Interpretive Center pun didirikan pada 2008 untuk mengabadikan prestasinya.
Ia terus manggung demi mempopulerkan karyanya bersama gitar Gibson kesayangannya yang dinamakan Lucille.
Sepanjang kariernya, King kerap bekerjasama dengan banyak musisi lintas genre, seperti U2, Buddy Guy, Mick Jagger, Jeff Beck dan lainnya.
Performa King mulai menurun, pada 2014, setelah ia didiagnosa menderita diabetes. Ketika itu, saat sedang konser di St. Louis, ia tampil kurang maksimal. Badannya bergetar tanda staminanya melemah.
Pada Oktober ia membatalkan konsernya di Chicago dan dilarikan ke rumah sakit. Kondisinya tersebut telah berlanjut hingga awal April lalu.
King lahir pada 16 September 1925. Ia mengawali kariernya di bidang musik dengan menjadi penyanyi gereja saat kecil. Bakatnya bermain gitar ditemukan oleh pamannya, pendeta di gerejanya. Saat remaja, King sering ngamen di jalanan.
(ard/vga)