Itu disampaikan Syafril Nasution, Corporate Secretary MNC Group sebagai penanggung jawab IMA yang digelar oleh RCTI, melalui keterangan pers. Dalam kesempatan itu ia membantah tegas kemenangan Angel untuk kategori soundtrack terbaik IMA 2015 merupakan desakan pihak tertentu, termasuk dewan juri.
Syafril menerangkan, dewan juri yang terdiri atas Jujur Prananto, Benni Setiawan, Marcella Zalianty, Mathias Muchus, dan Aditya Gumay hanya menentukan kemenangan kategori terbaik. Yakni: pendatang baru terbaik, pemeran pendukung wanita terbaik, pasangan terbaik, pemeran anak-anak terbaik, pemeran pendukung pria terbaik, pemeran utama pria terbaik, dan pemeran utama wanita terbaik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Sekali lagi kami tekankan bahwa Angel Pieters layang menjadi pemenang,” ucap Syafril lagi dalam siaran persnya. Ia menegaskan, pihaknya akan selalu menjaga kredibilitas IMA yang telah berjalan selama sembilan tahun.
Sebelumnya diberitakan, kemenangan Angel di IMA 2015 yang berlangsung Senin (18/5) dirundung beberapa kejanggalan. Pertama, Angel tidak masuk nominasi awal. Mulanya hanya ada lima nomine. Namanya baru muncul beberapa minggu sebelum acara, setelah buku daftar nomine dicetak. Akibatnya, kategori soundtrack favorit terpaksa ditempel stiker dengan tambahan nama Angel.
Ke-dua, perolehan sms Angel dianggap tidak logis mengungguli yang lain karena ia baru masuk secara resmi sebagai nomine tidak lama sebelum hari H IMA.
Muncul berbagai dugaan. Lagu Angel merupakan ciptaan Liliana Tanoesoedibjo (istri Hary Tanoesoedibjo, pemimpin PT. MNC Investama Tbk. yang memiliki RCTI). Indonesia Negeri Kita Bersama juga merupakan soundtrack untuk Di Balik 98, film produksi MNC Pictures, grup besar yang menaungi RCTI. Angel sendiri jebolan Idola Cilik, sebuah acara pencarian bakat di RCTI. Tak lepas dari itu, IMA juga bikinan RCTI.
Pongki, Anggun, dan Glenn bersuara lewat Twitter menyampaikan keheranannya. Dikonfirmasi pada masa-masa awal polemik, pihak RCTI mengaku kemenangan ditentukan juri. Sementara di sisi lain, juri menegaskan ada tim lain yang menentukan kemenangan kategori favorit, termasuk soundtrack.
Angel yang mulanya bangga, akhirnya buka suara karena terus-terusan di-bully media sosial. Ia mengaku langsung mempertanyakan kemenangannya ke penyelenggara IMA. Ia sedih karena kredibilitasnya dipertanyakan. Bukan hanya itu, Angel juga kecil hati karena “cemoohan” para idola yang jadi saingannya.
“Tapi sekali lagi berterima kasih sama mereka karena memotivasi saya untuk lebih semangat lagi, untuk buktiin bahwa saya bukan artis atau musisi dongkrakan,” demikian akhirnya Angel hanya bisa berkata.
(rsa/rsa)