Kepada majalah People pada Kamis (28/5), penyanyi berusia 22 tahun itu mengakui hal tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui gerakan yang tersiar di dunia maya itu, Demi berharap agar penderita dan orang terdekatnya dapat berbicara secara lugas mengenai gangguan yang sedang diderita, agar bipolar lebih cepat dienyahkan.
Sebelum merajai tangga lagu Billboard, Demi adalah aktris dalam program anak Barney and Friends yang ditayangkan di Disney Channel.
Peraih 12 kali penghargaan Teen Choice Awards ini pernah masuk panti rehabilitasi pada 2011 akibat ketergantungan alkohol, bulimia dan bipolar.
Sang ayah, yang kini telah tiada, juga mengidap gangguan yang sama seperti Demi sebelum meninggal dunia pada 2013.
"Saya bergabung dalam gerakan ini karena teringat dengan penderitaan ayah saya," kata Demi.
Selain didukung penggemar, langkah Demi untuk mengatasi gangguan mentalnya juga dibantu oleh sang kekasih yang juga aktor, Wilmer Valderama.
Di tengah kesibukannya mendukung gerakan kesehatan mental, Demi juga mendukung kelompok LGBT, pendidikan dan kesehatan.
"Saat ini saya sudah membaik. Saya bahagia dan merasa sehat. Saya tidak akan membiarkan gangguan mental menguasai pikiran saya," ujar Demi.
[Gambas:Youtube] (ard/ard)