Dalam siaran pers yang dibagikan via surel kemarin (27/5), Hendy menyatakan videonya ini berisikan “pedoman musikal sarat ilmu dan dokumenter inspiratif yang menceritakan perjuangan seorang putra Banjarmasin menggebrak panggung Ibu Kota.”
“Drum adalah sarana ekspresi. Sebuah cawan besar di mana saya bisa menumpahkan semua yang saya alami,” pria kelahiran Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 10 Maret 1980, ini menyatakan dalam siara pers yang dilengkapi foto dirinya “dikepung” set drum.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemilik nama panjang Gusti Erhandy Rakhmatullah ini baru bergabung dengan Gigi, pada 2004. Sekalipun terhitung “anak bawang,” Hendy turut menciptakan komposisi drum dalam lagu–lagu Gigi bersama Armand Maulana, Dewa Budjana, Thomas Ramdhan.
Berbekal “semangat dan kegigihan untuk terus belajar,” Hendy menapaki karier sebagai penabuh drum. Ia berharap, para penabuh drum berani mengembangkan potensi seperti dirinya. “Tidak hanya bisa menggebuk drum, tapi juga bisa menjadi komposer, pengajar, bahkan artis solo.”