Aktor yang baru saja menyelesaikan film mata-mata bernuansa komedi Spy ini mengatakan, film superhero kurang memberi tantangan baginya. Terutama karena banyaknya penggunaan teknologi computer-generated imagery (CGI), pemeran pengganti dan layar hijau.
“Banyak film action modern yang saya lihat seperti Marvel Comics dan sebagainya, yang saya pikir, saya atau siapa pun bisa melakukannya,” kata Statham seperti dikutip Digital Spy.
“Saya tak punya ambisi untuk film yang satu itu. Nenek saya juga bisa melakukannya, asal didandani dengan jubah, pasang di depan layar hijau dan gunakan pemeran pengganti untuk melakukan semua aksi itu. Semua orang bisa melakukannya.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lucunya, ketika ditawari bermain di Spy yang ber-genre komedi, Statham lansung mengiyakan. “Komedi bukan genre pilihan pertama saya. Saya tak pernah benar-benar punya pilihan untuk terlibat dengan sesuatu seperti ini,” kata Statham seperti dikutip USA Today.
“Ya, pernah ada yang menawari, tapi naskahnya terlalu tebal dan tidak cukup bagus pula. Tapi ketika Anda terlibat dengan orang seperti Paul Feig, aturan main film jadi langsung berubah,” katanya tentang penulis naskah dan sutradara Spy. (utw/vga)