Menuai Falsafah Lakon Sumantri dan Sukrasana

ard & CNNIndonesia/Safir Makki, CNN Indonesia | Kamis, 11/06/2015 20:33 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Cerita pewayangan bukan sebatas Rama dan Shinta atau Mahabrata, tapi juga ada Sumantri dan Sukrasana yang layak dijadikan panutan bangsa.

Cerita pewayangan bukan sebatas Rama dan Shinta atau Mahabrata, tapi juga ada Sumantri dan Sukrasana yang layak dijadikan panutan bangsa.
Cerita pewayangan bukan sebatas Rama dan Shinta atau Mahabrata, tapi juga ada Sumantri dan Sukrasana yang layak dijadikan panutan bangsa.
Cerita pewayangan bukan sebatas Rama dan Shinta atau Mahabrata, tapi juga ada Sumantri dan Sukrasana yang layak dijadikan panutan bangsa.
Cerita pewayangan bukan sebatas Rama dan Shinta atau Mahabrata, tapi juga ada Sumantri dan Sukrasana yang layak dijadikan panutan bangsa.
Cerita pewayangan bukan sebatas Rama dan Shinta atau Mahabrata, tapi juga ada Sumantri dan Sukrasana yang layak dijadikan panutan bangsa.
Cerita pewayangan bukan sebatas Rama dan Shinta atau Mahabrata, tapi juga ada Sumantri dan Sukrasana yang layak dijadikan panutan bangsa.
Cerita pewayangan bukan sebatas Rama dan Shinta atau Mahabrata, tapi juga ada Sumantri dan Sukrasana yang layak dijadikan panutan bangsa.
Cerita pewayangan bukan sebatas Rama dan Shinta atau Mahabrata, tapi juga ada Sumantri dan Sukrasana yang layak dijadikan panutan bangsa.
Cerita pewayangan bukan sebatas Rama dan Shinta atau Mahabrata, tapi juga ada Sumantri dan Sukrasana yang layak dijadikan panutan bangsa.
Cerita pewayangan bukan sebatas Rama dan Shinta atau Mahabrata, tapi juga ada Sumantri dan Sukrasana yang layak dijadikan panutan bangsa.
Cerita pewayangan bukan sebatas Rama dan Shinta atau Mahabrata, tapi juga ada Sumantri dan Sukrasana yang layak dijadikan panutan bangsa.
Cerita pewayangan bukan sebatas Rama dan Shinta atau Mahabrata, tapi juga ada Sumantri dan Sukrasana yang layak dijadikan panutan bangsa.