Selama ini, kata Cara, preferensinya hanya untuk bersenang-senang. Tapi setelah bisa menerima dirinya lesbian dan jatuh cinta pada seorang perempuan, sang model mengaku lebih bahagia. "Saya pikir jatuh cinta pada kekasih perempuan saya adalah kunci besar bagaimana saya bisa bahagia dan jadi seperti sekarang," katanya dikutip Huffington Post.
Ia sebelumnya juga tak terbuka soal jati diri serta orientasi seksualnya. Jadi saat kata-kata itu terlontar dari mulutnya, ujar Cara, adalah sebuah keajaiban. Ia mengaku, menjadi seorang lesbian jelas tidak mudah. Ia menyadari, pertama menyukai perempuan saat usianya 20 tahun. Itu pun ia belum bisa menerima dirinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekarang, Cara mengakui, ia tidak banyak berteman dengan lelaki. Beberapa teman sekolahnya memang masih ada sampai sekarang, tapi ia tak pernah benar-benar berteman dengan lelaki baru. "Mereka pun menerimanya seperti itu. Kecuali dia teman lelaki dari teman perempuan saya. Mereka merasa juga harus berteman dengan saya," ucapnya.
Meski begitu, Cara tetap punya fantasi tentang lelaki di benaknya. Mantan kekasih Harry Styles itu mengaku punya erotisme tentang mereka. "Saya punya mimpi erotis tentang mereka. Dua atau satu malam lalu saya terbangun dengan lelaki di belakang minivan VW, dengan banyak temannya di sekeliling saya," Cara mengatakan.
Hanya saja, ia tak bisa menemukan lelaki yang membuatnya jatuh cinta. "Saya ingin menikah dan punya anak. Tapi saya takut karena saya pikir saya gila. Dan saya selalu khawatir mereka akan pergi saat tahu siapa saya sebenarnya," ujarnya mengungkap.
(rsa/mer)