Seperti kata Paman Ben dalam film Spiderman terdahulu, bersama kekuatan yang besar timbul pula tanggung jawab yang besar. Wajah Holland kini terpampang sebagai berita utama media hiburan. Ia juga disambut di media sosial. Twitter dibanjiri nama aktor 19 tahun itu.
Lihat juga:Spider-Man Temukan Wajah Peter Parker Baru |
[Gambas:Twitter]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
Tidak sedikit pula yang kontra terhadap Holland, aktor remaja asal Inggris itu. Akun Christian Van Slyke bahkan mengaku tidak ingin menonton Spider-Man karena dimainkan Holland. "Marvel kehilangan satu-satunya, menurut saya, Peter Parker terbaik," tulisnya sembari memberi tagar dengan menyebut Andrew Garfield.
[Gambas:Twitter]
Berbeda lagi dengan komentar akun Josh Gad. Ia menulis penuh sindirian terhadap Marvel, "Semakin Spider-Man menjadi muda di setiap film, Peter Parker bakal sekadar menjadi janin saat Avengers: Infinity Wars dirilis."
[Gambas:Twitter]
Akun David Teasdale punya komentar berbeda. Ia sepertinya lebih adil. "Saya akan membeli Tom Holland sebagai Peter Parker. Tapi untuk Spider-Man? Saya tidak yakin," tulisnya.
[Gambas:Twitter]
Dari sambutan yang beragam itu, Holland jelas mengemban tugas besar untuk membuktikan dirinya bisa sebagai Parker maupun Spidey. Ia dijadwalkan muncul dalam film yang dirilis, pada 2017. Namun, ada kesepakatan antara Sony dan Marvel bahwa ia akan muncul di film Marvel bersama pahlawan super lain. Ia lebih cepat tampil.
Jika Captain America: Civil War menampilkan Spider-Man dalam rilisnya pada 2016, maka bisa jadi akan menjadi penampilan perdana Holland.
(rsa/rsa)