“Tiket kategori VIP ternyata adalah tiket yang pertama habis terjual. Kategori Tribun bawah dan Festival A juga terjual sangat cepat,” kata Managing Director Live Nation Indonesia Kimberley Fraser sebagaimana dimuat di siaran pers.
Lebih jauh, Kimbery menyatakan, pihaknya sudah menduga tiket akan habis terjual, “Namun kami tidak menyangka akan secepat ini. Outlet resmi kami pun mengabarkan bahwa adanya arus penjualan yang sangat kuat dan aktif.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekalipun sudah lama tak berkarya dan berkonser, terbukti pamor Bon Jovi masih mengilap di Tanah Air. Para penggemarnya gencar memburu tiket konser. Terlebih kelas VIP yang dibandrol dengan harga tertinggi Rp 3,5 juta per lembar.
Apalagi Bon Jovi sendiri juga memperlihatkan antusiasmenya, tak sabar ingin segera menjumpai para penggemarnya di Jakarta setelah lebih dari 20 tahun berlalu. Grup band ini terakhir kali berkonser pada 1995 di Ancol, Jakarta.
[Gambas:Twitter]
Sejauh ini, menurut pemantauan CNN Indonesia, tiket kelas lain juga mendekati ludes. Ticket box macam Kiostix di Pejaten, Jakarta, menyatakan tiket kelas Festival A hanya tersisa tak lebih dari sepuluh lembar. Namun tiket kelas lain, masih banyak.
“Masih ada sekitar seratusan lembar,” demikian dikatakan seorang staf Ibu Dibjo Ticket Box saat dihubungi CNN Indonesia dan ditanya soal tiket kelas lain seperti Festival. Kedua ticket box menyatakan tidak menjual tiket VIP.
Tiket konser Bon Jovi memang layak diburu. Para penggemar tentu saja tak ingin melewatkan aksi sang idola membawakan puluhan lagu hits yang diambil dari 12 album musik mereka. Sebut saja, Livin’ on A Prayer, You Give Love A Bad Name, Always.
Sepanjang kariernya, grup band ini memiliki lebih dari 34 juta penggemar di seluruh dunia dan telah menjual lebih dari 100 juta kopi album musik dalam skala global.
Nama band yang pernah meraih Award of Merit di ajang American Music Awards 2004 ini pun ditorehkan di UK Music Hall of Fame, pada 2006. Nama dua personelnya, Jon Bon Jovi dan Richie Sambora juga ditorehkan di Songwriters Hall of Fame pada 2009. (vga/vga)