Dikutip dari wawancaranya dengan Esquire, McCartney mengaku lelah dengan pemberitaan yang menyamakan sosok Lennon dengan mendiang Presiden Amerika Serikat, John F. Kennedy, yang juga tewas tertembak di jalanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat John tertembak, meski peristiwa itu sangat mengerikan, semua orang mengelu-elukannya. Saya, George (Harrison) dan Ringo (Starr) langsung merasa tersisihkan," kata McCartney.
Dalam wawancara yang sama, McCartney juga mengungkapkan betapa ia bosan dengan perkataan sang janda Lennon, Yoko Ono, yang kerap kali menyudutkan dirinya, Harrison dan Starr, saat tampil di media.
"Yoko sering tampil di media dan mengatakan, kami tidak berbuat apa-apa untuk The Beatles. Ia bahkan pernah mengatakan, saya hanya membantu The Beatles memesan studio rekaman," kata McCartney.
Mengacu kepada bandnya, McCartney merasa sekarang tidak ada band yang lebih terkenal dibanding The Beatles.
McCartney, yang saat ini berusia 73 tahun mengatakan, bakat bermusiknya, Harrison, Starr dan Lennon berhasil meracik ramuan kesuksesan yang tidak mampu ditiru oleh siapa pun.
Masih dalam wawancara yang sama, McCartney juga mengaku pernah jatuh cinta dengan Ratu Inggris Elizabeth.
"Saya menyukainya. Saat saya masih muda, ia terlihat sangat menarik," ujar McCartney.
Usai lepas dari The Beatles, McCartney kini berkarier sebagai musisi solo. Ia beberapa kali tampil berkolaborasi dengan musisi muda, seperti Kanye West dan Rihanna.
[Gambas:Youtube] (ard/vga)