Mengutip The Hollywood Reporter, ada sekitar tiga ribu kostum bersenjata di sana. Aturan Comic-Con ketat dan jelas: tak boleh membawa senjata yang benar-benar berfungsi. Namun tetap saja, melihat kostum-kostum menyeramkan itu, hati bergidik ngeri juga. Bagaimana panitia memastikan mereka benar-benar aman?
Ada sekelompok petugas keamanan khusus yang wajib memeriksa setiap pedang, busur, anak panah, dan pistol atau senapan yang tampak nyata dari para pengunjung Comic-Con. Jumlahnya sekitar 300 orang. Merekalah yang harus memastikan kostum dan senjata aman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia melanjutkan, "Kami juga terus memantau lokasi dan jika menemukan sesuatu mencurigakan, kami akan memeriksa senjatanya untuk memastikan itu tidak berfungsi serta tidak asli dan aman dibawa di keramaian. Sebab, kami tidak ingin ada yang terluka."
Jika saat petugas berkeliling masih ada senjata yang dilihat belum punya label, ia diwajibkan menghadap untuk diperiksa ulang.
Tiga ratus petugas yang dikerahkan di ajang itu tidak sembarangan. Mereka sudah harus punya pengalaman keamanan minimal 10 tahun. Masing-masing juga harus memeriksa setiap senjata dengan saksama, tidak asal lihat.
Sampai Kamis (9/7) sore kemarin, petugas mengaku sudah memeriksa sekitar seribu senjata. Sejauh ini tidak ada yang mencurigakan atau berbahaya. Sempat ada sekelompok penggemar berkostum yang membawa 10 senjata mirip asli, membuat petugas kewalahan. Namun senjata-senjata itu ternyata mainan.
Setelah Rabu dan Kamis yang tenang, diduga petugas akan semakin kewalahan saat Jumat dan Sabtu ini. Itu waktunya Star Wars, Game of Thrones, dan The Walking Dead meraja di lokasi. Masing-masing film punya karakter bersenjata. Sampai akhir hari Comic-Con, petugas bakal memeriksa 3.000 senjata.
"Tapi penggemar Comic-Con tahu aturannya dan ini adalah pertunjukan mereka yang sudah ditunggu sejak lama. Mereka pasti ingin punya waktu menyenangkan," ujar petugas. Mereka di sana memastikan tujuan itu tercapai. "Dengan kami memeriksa, mereka merasa lebih aman."