Kepada laman The Times, Steve menyatakan, Omar meninggal akibat serangan jantung di rumah sakit di Kairo, Mesir. Sebelumnya, Omar diketahui menderita penyakit Alzheimer.
Lawrence of Arabia mengisahkan tentang Sherif Ali, pemimpin suku yang bahu membahu bersama T.E. Lawrence, intel asal Inggris, membantu orang-orang Arab mendobrak Kerajaan Ottoman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ia memiliki kharisma dan keteguhan hati,” kata Stewart. Sementara itu, penulis Jack Shaheen juga melontarkan pujiannya bagi aktor Arab pertama yang menembus Hollywood itu.
Selain akting, Omar sanggup melenggang dengan mulus di Hollywood berbekal kemahirannya berbahasa Inggris. Ganjaran bagi aktingnya yang mumpuni: dua Golden Globe Awards dan nominasi Oscar.
Film lain yang juga mengibarkan nama Omar, yaitu Doctor Zhivago (1965), diangkat dari novel karya Boris Pasternak. Tentang cinta segitiga seorang dokter di era Perang Dunia I dan Revolusi Rusia.
Sepanjang kariernya, Omar telah membintangi hampir seratus judul film. Sejak memenangkan Golden Globe Awards, ia menerima tak kurang 3.000 surat lamaran dari wanita pemujanya.
“Saya sama sekali tak merasa terganggu,” kata Omar kepada The Times, pada 2003, soal perhatian para penggemar yang ditujukan kepadanya. “Daripada dilupakan. Lebih baik dilimpahi perhatian.”
Omar lahir di Alexandria, Mesir, pada 10 April 1932 dengan nama asli Michael Demitri Shalhoub. Ia dibesarkan secara Katolik oleh orang tuanya yang keturunan Suriah dan Lebanon kaya raya.
Omar Sharif semasa muda. (CNNIndonesia Internet/Dok. CNN) |
Dikabarkan The Hollywood Reporter, Omar pernah dihujat orang-orang di negara asalnya, Mesir, gara-gara beradegan mesra dengan aktris Yahudi Barbra Streisand di film Funny Girl.
“Saya tegaskan, saya tak pernah menanyakan kewarganegaraan seorang gadis saat menciumnya, baik secara profesional maupun personal,” kata Omar kepada New York Times, pada 1995.
Kini, Omar telah tiada. Orang-orang terdekat merindukan ketegasan sebagai pribadi dan kehebatannya sebagai aktor. Salah satunya aktor Antonio Banderas.
Lawan main Omar di film The 13th Warrior (1999) ini mengungkapkan duka citanya via akun Twitter, "My great friend Omar Sharif has passed away. I will always miss him. He was one of the best.”
Selamat jalan, Omar.
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Youtube]
[Gambas:Youtube] (vga/vga)
Omar Sharif semasa muda. (CNNIndonesia Internet/Dok. CNN)