"Kami kurang suka yang seragam-seragam. Dulu iya, tapi paling hanya sepasang," ujar Vino saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta beberapa waktu lalu. Kini, ia lebih memikirkan busana apa yang akan dikenakan putranya, Jizzy Pearl Bastian yang usianya beranjak dua tahun.
Bukan hanya anak yang menjadi beban pikiran Pino, ia juga harus menyiapkan bingkisan atau hadiah untuk orang tua dan saudara. Itu memang bukan kewajiban. Namun saat bisa memberi sesuatu, Vino merasa lebih puas dan lega.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kasihnya ke keponakan. Tapi makin lama keponakan makin banyak, lama-lama bangkrut nih," ujar Vino bercanda, sambil tertawa. "Tapi bukan masalah jumlah uangnya karena mereka kadang tidak mengharapkan itu, tapi bisa memberi sesuatu itu menyenangkan."
Bagaimana akan mudik, orang tua Vino maupun Marsha sama-sama di Jakarta. Setiap Lebaran tiba, mereka memang tidak meninggalkan Ibu Kota. "Kalaupun ke luar kota, beberapa hari setelah Lebaran. Paling jalan-jalan keluarga."
(rsa/rsa)