"Tyler the Creator mendapat perhatian media karena sepanjang kariernya ia membuat pernyataan yang melecehkan wanita dan kaum LGBT," tulis petisi Collective Shout.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini Tyler dilarang masuk ke Australia. Anda menang @CoralieAlison. Selamat," tulis Tyler pada Selasa (28/7).
Di tahun yang sama, salah satu anggota Collective Shout, Talitha Stone, membuat sebuah esai di Guardian yang memuat rasa keberatannya dengan tindak-tanduk Tyler.
Setelah menulis cuitan bernada amarah, Tyler menulis cuitan kedua yang menyatakan kalau ia sangat mencintai Australia dan menghargai radio buatan pemerintah Australia, Triple J, yang terus memutarkan lagunya.
Alison, tentu saja menjadi sasaran amukan kemarahan penggemar Tyler. Melalui akun Twitter-nya, Alison me-retweet seluruh cuitan pedas dari penggemar Tyler.
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Youtube] (ard/ard)