Houston memang telah menyiapkan segalanya sebelum ditemukan meninggal di bak mandi hotel, Februari 2012. Sang penyanyi ingin memastikan putrinya diurus dengan benar. Maka ia menyiapkan seluruh asetnya ke tangan Brown.
Gordon yang tak ingin aset itu jatuh ke tangan keluarga Houston maupun Brown, protektif terhadap Krissy, sapaan akrab Bobbi Kristina. Beberapa anggota keluarga Houston dikabarkan tergantung pada bantuan finansial dari sang penyanyi. Gordon tak ingin Krissy "diperas".
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak memasuki usia 21 pada 2014 lalu, Krissy mulai mendapat sebagian warisannya. Sebanyak 25 persen akan didapat saat usianya menginjak 25 tahun dan sisanya diberikan saat 30 tahun.
Namun yang tak kalah penting dari soal siapa pembunuh Krissy—karena kematiannya dianggap sebagai pembunuhan—bagaimana nasib warisan Houston untuk putri semata wayangnya itu?
Mengutip People, wasiat Houston pada 1993 menyebut, jika putrinya kelak meninggal sebelum menikah dan tanpa anak, warisan akan jatuh ke tangan keluarga Houston. Anggota keluarga yang dimaksud, termasuk ibunya, Cissy Houston dan dua adik laki-lakinya, Michael dan Gary. Nama mantan suami, Bobby Brown tak ada.
Bobbi Kristina Brown dan Whitney Houston. (Jason Merritt/Getty Images) |
Mei lalu, saat Krissy masih dirawat di rumah sakit yang menyebabkannya tak bisa apa-apa, nama Bedelia C. Hargrove dipilih pengadilan sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap aset Krissy, termasuk hak dan klaim hukumnya.
Artinya sekarang Hargrove, sang kolektor barang seni, yang berhak atas aset Krissy, namun harus menyerahkannya ke anggota keluarga Houston sebagaimana yang tersebut dalam wasiatnya. Yang jelas, Gordon sama sekali tidak berhak.
Meski mengaku menikah dengan Krissy, ia tak benar-benar terikat hubungan. Walau ia juga diasuh Houston, namanya pun tak disebut dalam wasiat pelantun I Will Always Love You itu.
(rsa/rsa)
Bobbi Kristina Brown dan Whitney Houston. (Jason Merritt/Getty Images)