Saat berbicara di BAFTA Masterclass, pada pekan lalu, Davis yang menjabat sebagai Director of Photography Doctor Strange mendaulat film garapannya ini tak ubahnya Fantasia versi Marvel Studios.
Fantasia adalah film animasi Walt Disney Productions yang dirilis, pada 1940. Film ini diingat karena dua hal. Pertama, bernuansa mencekam dan psychedelic. Kedua, berhasil melejitkan karakter Mickey Mouse yang sedang redup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Youtube]
Baik Fantasia mau pun Doctor Strange sama-sama berkisah tentang penyihir. Kedua film ini masing-masing diperankan oleh Mickey Mouse dan Benedict Cumberbatch.
"Director of Photography selalu menyukai kata 'mencekam.' Masalahnya, para produser tak menyukainya. Saya mendeskripsikan Doctor Strange sebagai 'Fantasia dari Marvel' karena film ini banyak bercerita soal dimensi lain. Film ini berbeda dari semua film mereka," jelas Davis.
[Gambas:Youtube]
Doctor Strange, menurut Davis, banyak melewati proses pra-visualisasi atau pre-rendering, demi mendapatkan gambaran suatu adegan secara kompleks. Saking kompleksnya, sampai-sampai Davis sendiri pun kebingungan untuk memfilmkan adegannya.
Film yang disutradarai Scott Derrickson ini tak banyak membocorkan detail plot dan karakter. Sejauh ini, baru dua nama yang sudah pasti meramaikan Doctor Strange, yaitu Chiwetel Ejiofor (Baron Mordo) dan Tilda Swinton (The Ancient One).
(vga/vga)