Fantasi Pertama Penulis 'The Lord of The Rings' Diterbitkan

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Kamis, 13/08/2015 17:41 WIB
Fantasi Pertama Penulis 'The Lord of The Rings' Diterbitkan JRR Tolkien, penulis 'The Lord of The Rings'. (Haywoo Magee/Picture Post/Getty Images)
Jakarta, CNN Indonesia -- J.R.R. Tolkien, penulis The Lord of the Rings, sudah menggoreskan pena sejak remaja. Salah satu karya fantasi pertamanya, jauh sebelum The Lord of the Rings dan The Hobbit, akan diterbitkan perdana, pada 27 Agustus mendatang.

Karya itu berjudul The Story of Kullervo. Mengutip The Guardian, Tolkien menulisnya, pada 1915, saat masih di Oxford. Cerita itu merupakan prosa panjang dari puisi Finlandia abad ke-19, Kalevala. Tolkien menganggap itu sebagai upaya menulis legendanya sendiri.

Mengutip The Guardian, The Story of Kullervo bercerita tentang anak dari Kalervo yang bernama Kullervo. Tolkien menyebutnya "Kullervo yang malang." Ia seorang yatim piatu dengan kekuatan supernatural atau magis.


Saat terjebak dalam perbudakan, Kullervo bersumpah akan membalas kejahatan Untamo, penyihir jahat yang membunuh ayahnya, menculik ibunya, dan mencoba membunuhnya tiga kali.

Tapi Kullervo tanpa sengaja melakukan inses dengan saudari kembarnya yang kemudian bunuh diri karena menyadari apa yang terjadi. Itu membuat Kullervo semakin marah dan mengutuk semua yang membuat hidupnya jadi lebih buruk.

Manuskrip yang belum selesai ditulis Tolkien selama ini tersimpan di Perpustakaan Bodlein di Oxford. Manuskrip itu sempat muncul dalam makalah akademis di Amerika Serikat. Namun pada 27 Agustus, itu akan menjadi publikasi mainstream pertama atas naskah Tolkien.

The Story of Kullervo akan dipublikasikan oleh sebuah penerbit besar, HarperCollins. Penerbit itu menyebut Kullervo "mungkin yang paling gelap dan paling tragis dari semua karakter J.R.R. Tolkiens." Namun cerita itu diklaim bakal sangat kuat dan menarik penggemar Tolkien.

"Dengan diterbitkan The Story of Kullervo secara perdana berdasarkan draft penulis, catatan, dan esai kuliah tentang tugas yang menjadi sumber inspirasinya—The Kalevala—ini adalah batu fondasi dalam struktur dunia Tolkien," HarperCollins menjabarkan.

(rsa)