Dalam wawancara dengan Glamour yang dikutip E! Online, gadis 17 tahun itu menuturkan ketidaknyamanannya selama ini. Ia merasa banyak orang mengomentari belahan dadanya yang tampak dalam setiap foto di media. Itu rupanya cukup untuk membuat Winter merasa putus asa.
"Sebagai perempuan dalam sebuah industri, kita benar-benar mengalami over seksis dan diperlakukan seperti benda," ujarnya. "Setiap artikel yang berkaitan dengan saya di atas karpet merah adalah tentang belahan dada Ariel Winter atau Ariel Winter pamer dada."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudah sejak lama Winter mempertimbangkan kemungkinan operasi pengecilan payudara, termasuk soal pro dan kontra yang melingkupinya. Namun akhirnya, Winter mendapat dorongan kuat saat dirinya sedang mencoba sebuah baju renang di pusat pertokoan.
Ia terus membatin, "Apa yang akan saya kenakan? Tidak ada yang bisa saya kenakan di pantai, di kolam. Saya bahkan tidak bisa pergi pesta bersama teman dan mengenakan busana yang sama seperti mereka." "Saya harus tertutup, bukannya saya akan terlihat seperti seseorang yang tidak ingin saya lihat," ia menambahkan.
Itulah yang akhirnya menghasilkan keputusan besar dalam hidup Winter. Mengutip E! Online, ia pun mantap mengecilkan ukuran payudaranya dari 32F menjadi 34D. Sejak itu, Winter merasakan efek positif dalam dirinya.
"Luar biasa akhirnya merasa normal," ucap Winter senang. "Seperti inilah saya seharusnya."
(rsa/rsa)