Grup band kuartet psychedelic dan progessive rock Pink Floyd didirikan oleh Syd Barrett, Nick Mason, Roger Waters, and Richard "Rick" Wright, pada 1965, di London, Inggris.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu pendiri Pink Floyd, Syd Barrett (meninggal pada 2006), tak lagi bersama Pink Floyd sejak tahun 1968 karena menderita skizofrenia dan lebih memilih bersolo karier.
"Jelas saya tak ingin 5 persen lainnya mengaburkan pandangan saya atas masa-masa panjang yang fantastis tersebut. Namun Pink Floyd sudah selesai, masa kami telah habis. Akan menjadi suatu kepalsuan jika kami berkarya kembali," jelas Gilmour.
Pengganti gitaris Syd Barret, sejak 1968, ini menyatakan tak lagi bertanggung jawab apabila para penggemar ingin mendengar dan menonton aksi sang legenda Pink Floyd. Gilmour juga menambahkan tak sepantasnya Pink Floyd dibentuk kembali tanpa Wright, yang notabene adalah salah satu pendiri Pink Floyd.
"Reuni tanpa Rick adalah kesalahan," katanya.
"Buat saya, Pink Floyd adalah gabungan dua kata yang mengikat karya hasil kerjasama empat orang. (Pink Floyd) adalah sebuah grup pop. Saya tak perlu menjelaskannya lebih lanjut," ucap Gilmour.
Kabar ini tak mengejutkan lantaran Gilmour sudah memberi isyarat bahwa setelah album 'The Endless River' (2014), karya tersebut menjadi proyek final Pink Floyd. Album tersebut menggunakan materi yang dikerjakan bersama Wright. Kini, Gilmour sedang mengerjakan album solo berjudul "Rattle That Lock."