Rencananya, A Copy of My Mind dijadwalkan akan tayang perdana di Toronto Film Festival 2015 di Kanada, pada 10-20 September mendatang.
Film drama yang dibintangi Tara Basro, Chicco Jerikho, Ario Bayu, Maera Panigoro dan Paul Agusta itu juga akan tayang di Venice Film Festival, Italia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keterbatasan itu justru menjadi nilai positif karena menurut Joko dan Tia, film itu jadi lebih realistis. Jika syuting di pasar misalnya, ujar Joko, orang-orang yang kebetulan sedang berada di sana pun diajak berpartisipasi. Begitu pun saat di penjara.
"Setelah post-production, kami mulai mendaftarkan ke berbagai festival film internasional. Di Indonesia, akan kami rilis Februari tahun depan," ujar Tia melanjutkan.
Menurut Joko, A Copy of My Mind sudah direncanakan lama dan ingin dibuat seperti kapsul waktu untuk Indonesia. Joko ingin merekam kondisi Indonesia, pada 2015.
"Saya ingin A Copy of My Mind jadi time capsule Jakarta, Indonesia, sekarang. Jadi nanti kita bisa melihat situasi Indonesia yang sebenar-benar saat ini, kapan saja kita mau melihat ke belakang," ujar Joko.
Joko juga menjelaskan bahwa film itu tak berdiri sendiri, melainkan bagian dari sebuah trilogi. Selanjutnya ada A Copy of My Soul dan A Copy of My Heart. Namun tiga film itu berdiri sendiri dan tidak berkelanjutan. Yang jelas ada benang merah yang menyatukan tema.
(rsa/rsa)