Meski tampil di acara musik yang menonjolkan jazz, RAN tak canggung sama sekali. Mereka tetap membawakan musik pop RnB ciri khas mereka.
RAN memulai pertunjukan mereka lewat lantunan nada tanpa lirik dari Asta dan band pengiring. Setelah itu barulah Rayi dan Nino naik panggung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lagu Hari Baru dan Curiga membuka penampilan energik mereka. Namun ribuan penonton yang memadati panggung indoor IJF baru panas saat RAN menyanyikan Hanya Untukmu. Mereka mulai bernyanyi bersama sang idola.
Riuh teriakan para penonton semakin ramai saat mereka menyanyikan lagu kejutan Andai Dia Tahu dari Kahitna.
Lagu-lagu yang melambungkan nama mereka, disimpan di akhir. Dimulai dengan Jadi Gila, mereka bersiap membawa konser itu ke puncaknya. Lalu RAN bernostalgia dengan lagu mereka di 2010, Pandangan Pertama.
"Ini lagu dari 2010. Menunjukkan kita yang di atas panggung ini sudah enggak muda lagi. Tapi enggak apa, perjuangan," ujar Rayi.
Penampilan RAN pun ditutup dengan hits mereka Dekat di Hati. Lagu tentang cinta jarak jauh ini mampu memukau seisi ruangan panggung indoor IJF.
"Yang terpenting adalah kalian yang rela datang ke sini dengan membeli tiket untuk menyaksikan musisi Indonesia," ucap Nino sebelum menutup penampilan RAN.
Setelah lagu tersebut usai, trio itupun meninggalkan panggung. Penonton pun terlihat puas dengan tak memanggil kembali idola mereka dan meninggalkan ruangan dengan senyum gembira.
(utw/utw)