Diberitakan Independent, mantan kekasih Emma Stone itu baru saja mengungkapkan rasa frustrasi kreativitas yang dirasakannya saat bergabung dengan tim produksi Spider-Man.
Setelah bertahun-tahun melesu, Spider-Man dituntut untuk menyenangkan semua orang. "Itu tidak akan pernah terjadi. Anda akan berakhir dengan tidak menyenangkan siapa-siapa. Atau sedikit sekali," ucap Garfield menjelaskan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Garfield, itu semua tidak mungkin dicapai sekaligus. "Itu seperti kaleng minuman soda," ucapnya. Bintang The Social Network itu menganggap tuntutan produser sangat mengganggu. Terutama, lanjutnya, bagi kelompok seperti dirinya yang ingin memasukkan jiwa ke dalam film itu agar lebih berkualitas.
"Tapi di waktu bersamaan, saya mengerti orang ingin membawa lebih banyak uang dan mereka akan menghabiskan banyak uang. Jadi mereka membuat taman bermain sebesar yang mereka bisa," katanya melanjutkan kegelisahan itu.
Tom Holland didapuk menjadi Spider-Man menggantikan Andrew Garfield. (Frazer Harrison/Getty Images) |
Sony dan Marvel sudah punya Spider-Man baru yang lebih muda. Tom Holland didapuk memerankan Peter Parker sekaligus Spider-Man dalam reboot yang rencananya bercerita tentang kehidupan Spidey semasa SMA. Holland menjadi Parker termuda, dalam usianya yang 19 tahun.
Reboot Spider-Man akan tayang 28 Juli 2017.
(rsa/utw)
Tom Holland didapuk menjadi Spider-Man menggantikan Andrew Garfield. (Frazer Harrison/Getty Images)