Kedua hal ini sepertinya bukan menjadi masalah bagi Corey Taylor, vokalis dari band heavy metal legendaris, Slipknot. Karena baginya, apapun jalur yang dijalani, kesuksesan adalah tujuannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya kesal jika harus berbicara dengan band baru yang merasa dirinya elit dan ekslusif. Mereka seperti hidup di dunianya, padahal tidak ada yang tahu siapa mereka," kata Corey.
Corey menambahkan, band seperti itu biasanya hanya bisa menggerutu jika tidak mendapatkan kontrak rekaman atau jadwal di festival musik.
"Mengapa mereka tidak pernah mendapat kontrak rekaman? Karena mereka terlalu berambisi untuk memulainya. Mereka terlalu lemah untuk bersaing," ujar Corey.
"Jika ingin didengar, maka buatlah orang mendengar anda. Jangan terlalu banyak alasan," lanjut Corey.
Selain sibuk berkarya dengan Slipknot, saat ini Corey juga sibuk mempromosikan buku terbarunya yang berjudul You're Making Me Hate You: A Cantankerous Look At The Common Misconception That Humans Have Any Common Sense Left. Buku tersebut resmi dirilis sejak 7 Juli lalu.
Dalam promosinya, Corey menggelar acara diskusi yang diakhiri dengan penampilannya membawakan lagu-lagu dari band keduanya, Stone Sour.
You're Making Me Hate You berisi tulisan opini Corey tentang isu-isu hangat yang sedang terjadi hingga cerita hantu yang dialaminya saat tengah konser bersama bandnya.
Sebelum buku You're Making Me Hate You, Corey juga telah merilis dua buku, yaitu Seven Deadly Sins (2010) dan A Funny Thing Happened On The Way To Heaven (2013).
(ard/ard)