Beberapa waktu lalu penulis buku James Bond, Anthony Horowitz dalam twitternya meminta maaf karena telah berkomentar tak pantas. Salah satunya menyebut Idris Elba “terlalu bergaya ala 'orang jalanan' untuk berperan sebagai agen 007.”
Horowitz memang sempat menambahkan komentarnya itu dengan penjelasan bahwa dia sama sekali tak berniat bersikap rasis. “Ini bukan tentang isu warna kulit. Hanya saya pikir dia mungkin terlalu ‘jalanan’ untuk sosok Bond. Ini pertanyaan tentang bagaimana menjadi pria yang klimis? Yeah,” kata Horowitz.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Twitter Anthony Horowitz. (Dok. Anthony Horowitz via Twitter (@AnthonyHorowitz) |
Ungkapan Horowitz itu kemudian jadi bahan ‘perang’ di Twitter yang kemudian membuat si penulis dan merasa ketakutan sendiri. “Saya benar-benar ketakutan dianggap sebagai biang kerusuhan semua ini."
Seperti diberitakan digital spy Horowitz kemudian meralat ucapannya di media sosial. “Saya benar-benar ingin minta maaf akan komentar saya yang seolah-olah menyerang Idris Elba. Bukan itu tujuanku, “ katanya.
Horowitz mengkui bahwa dia terlalu gegabah menyebut bahwa Elba terlalu bergaya jalanan. Dia mengaku saat itu kepalanya dipenuhi gambaran aktor lain yang dipikirnya cocok untuk memerankan James Bond. “Tapi kini saya mengakui pilihan kata-kata saya sangat buruk.”
Sebenarnya ini kedua kali Horowitz bersitegang dengan pencinta Bond dalam sepekan. Sebelumnya dia menyebut versi James Bond 007 sebagai versi yang ‘lemah’ dan menyebut film Skyfall adalah film yang tak pernah disukainya.
Buku karangan Horowitz yang memajang James Bond sebagai pemeran utama adalah Trigger Mortis yang akan diluncurkan pada 8 September mendatang. Buku itu akan dilengkapi dengan audiobook yang disuarakan oleh David Oyewolo.
(utw/utw)
Twitter Anthony Horowitz. (Dok. Anthony Horowitz via Twitter (@AnthonyHorowitz)