Dikutip dari NME pada Rabu (2/9), DeLonge mengaku masih mencintai Blink-182.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak, tentu saja tidak. Masalah yang terjadi cukup kompleks. Sepertinya kami sudah berbeda tujuan hidup. Saya juga masih memiliki cita-cita lain," ujar DeLonge.
"Ini normal. Sesama personel Rolling Stones bisa tidak berbicara satu sama lain selama tiga tahun. Ketika bertemu, mereka bisa berkata, 'Ya Tuhan, saya rindu sekali dengan mereka'," kata DeLonge.
DeLonge akan kembali merilis album baru Angels and Airwaves yan gbertajuk Of Nightmares pada 4 September mendatang.
Dua hari setelahnya, DeLonge akan merilis novelnya yang betajuk Poet Anderson… Of Nightmares. Novel tersebut merupakan seri pertama dari trilogi yang direncanakan.
"Perceraian yang bersahabat" antara Blink-182 dan DeLonge pada Januari memang membuat karier band pop-punk asal California ini sedikit terombang-ambing.
Namun, dalam beberapa pemberitaan minggu lalu dikabarkan kalau Blink-182 akan segera masuk dapur rekaman bersama Matt Skiba, personel Alkaline Trio, sebagai pengganti sementara DeLonge.
(ard/ard)