Padahal, putrinya masih berusia tiga tahun. Menurut Bekti, gawai justru membantu si kecil belajar. Misalnya, mengenal bahasa Inggris.
"Supaya bisa mengeksplorasi. Di situ dia bisa pilih-pilih sendiri, bisa mengenal gambar, warna segala macam," tutur Bekti saat ditemui di bilangan Jakarta Selatan, pada Kamis (3/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang membuat mantan pembawa acara Ceriwis itu khawatir, gawai yang terhubung ke internet bisa berisi konten-konten yang tidak sesuai untuk anak. Bisa jadi, si kecil tak sengaja mengaksesnya. Itu yang sangat berbahaya.
Bekti memang memperbolehkan putri kecilnya memainkan gawai setiap hari. Namun, bukan berarti tanpa batasan. Kata Bekti, Dafni tidak boleh terlalu lama memainkan gawai. Jika sudah main sampai lupa waktu, Bekti dan sang istri sendiri yang akan mengambil gawai itu.
"Biasanya cuma 30 menit selesai. Dia sudah mulai bosan, dan berantakin mainan lainnya. Nanti kalau sudah selesai mainannya balik lagi minta ponsel sama bundanya," ujar Bekti.
(rsa/vga)