Musisi Sebut Donald Trump Bagai Hiburan di Dunia Politik

Ardita Mustafa, CNN Indonesia | Minggu, 06/09/2015 14:09 WIB
Musisi Sebut Donald Trump Bagai Hiburan di Dunia Politik Kehadiran Donald Trump sebagai capres di AS menimbulkan polemik. Tapi Billy Corgan mengatakan itu hanya hiburan sementara. (REUTERS/Jamie Fine)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gaduh soal sosok Donald Trump yang maju sebagai calon Presiden Amerika Serikat (AS) tidak hanya bermula dari kehadiran Setya Novanto dan Fadli Zon dalam kampanyenya. Jauh sebelum hal tersebut, sebagian penduduk Amerika Serikat yang tidak sepaham dengan visi misi hartawan tersebut, sering mengritik secara terbuka.

Salah satu yang prihatin dengan keberadaan Trump di kancah politik AS adalah vokalis Smashing Pumpkins, Billy Corgan.

Melalui video tanya jawab dengan penggemar yang tersiar di situs Youtube, Corgan mengatakan kalau pencalonan diri Trump hanyalah hiburan yang semestinya tidak dianggap serius.


"Saya rasa teori kekacauan Trump hanyalah segelintir hiburan yang ia sumbang ke dunia politik saat ini," kata Corgan, seperti yang dikutip dari NME pada Minggu (6/9).

"Dunia politik sama dengan dunia musik. Di tengah kebosanan, Trump datang dan mengacaukan segalanya. Kemudian politisi lain saling bersuara sehingga memunculkan masalah lain," lanjut Corgan.

Bagi Corgan, dunia politik memang butuh sesuatu hal yang segar. Menurutnya, apa yang dilakukan Trump sudah benar. Meski demikian, ia mengaku bukan pendukung Trump.

"Sejak ia mencalonkan diri, rating tayangan debat naik delapan kali dari yang sebelumnya. Ini mengartikan kalau penonton mulai ingin memahami dunia politik," ujar Corgan.

"Apakah ada perbedaan antara dunia politik dan hiburan? Saya rasa tidak ada lagi," lanjut pria berkepala plontos itu.

Tidak hanya berbicara mengenai Trump, Corgan juga mengritik kematian singa Cecil akibat perburuan. Tapi ia kecewa dengan banyaknya netizen yang menyuarakan rasa kesedihannya di dunia maya.

"Saat Cecil mati saya merasa sedih, namun saya lebih sedih lagi dengan kematian anak-anak di seluruh dunia setiap harinya. Saya harap mereka memiliki rasa keprihatinan yang sama," kata Corgan.

(ard/ard)