Dijelaskan Iommi, Black Sabbath menjalani tur terakhir karena dirinya, Geezer Butler dan Ozzy Osbourne mengalami kelelahan sekaligus kebosanan luar biasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iommi melanjutkan, pengerjaan album terakhir Black Sabbath mungkin juga akan tertunda. Padahal beberapa waktu sebelumnya, Osbourne mengatakan kalau bandnya sedang mengerjakan album baru, untuk melanjutkan album yang terakhir mereka rilis bertajuk 13 pada dua tahun yang lalu.
Black Sabbath yang terbentuk sejak 1968 memang memiliki sejarah yang panjang. Selain telah merilis 19 album musik, terjadi pula drama di antara personelnya.
Kembali hangat dibicarakan adalah perseteruan antara Osbourne dengan mantan penabuh drum, Bill Ward.
Iommi mengakui, Black Sabbath telah bertemu dengan Ward beberapa minggu lalu. Namun Iommi tidak ingin menceritakan hasil pertemuan mereka.
"Semua tergantung Bill. Kami bertemu enam minggu yang lalu, kami baik-baik saja, tapi semua tergantung Bill," kata Iommi.
Konser terakhir Black Sabbath telah resmi diumumkan. Beberapa negara yang beruntung akan disinggahi adalah Amerika Serikat, Australia dan Selandia Baru.
Belum diketahui apakah Black Sabbath memasukkan negara-negara di Asia ke dalam jadwal tur terakhirnya.
Iommi memprediksi, rangkaian tur konser terakhir Black Sabbath akan berlangsung selama setahun yang dimulai pada Januari tahun depan.
[Gambas:Youtube] (ard/ard)